Sepuluh kunci kebahagiaan
Assalamualaikum Warohmatullahi Wabarokatuh.
Bismilahirohmannirohim
Yakinkan Diri Anda bahwa ALLAH SWT SELALU DI DEKAT KITA. Hanya ALLAH SWT yang mampu menolong kita hamba - hambanya.
Bismilahirohmannirohim
Yakinkan Diri Anda bahwa ALLAH SWT SELALU DI DEKAT KITA. Hanya ALLAH SWT yang mampu menolong kita hamba - hambanya.
Inti dari menjalani hidup ini adalah Menerima, Sabar, Ikhlas dan berbuat baiklah kepada orang lain dengan sebanyak - banyaknya.
TIDAK ADA SUATU MUSIBAHPUN YANG MENIMPA SESEORANG KECUALI DENGAN IZIN ALLAH.
Semoga artikel dibawah ini dapat mengobati teman - teman sekali.
Sepuluh kunci kebahagiaan:
1. Bangun disaat Menjelang Fajar untuk beristigfar.
Berdasarkan (QS. Ali Imran:17): Dan memohon ampun diwaktu sahur
2. Menyendiri untuk bertafakur.
Berdasarkan (QS. Ali Imran:191): Dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi.
3. Menjalin hubungan dengan Orang Sholeh.
Berdasarkan (QS. Alkahfi:28): Dan bersabarlah kamu bersama - sama dengan orang - orang yang menyeru tuhan mu.
4. Berzikir
Berdasarkan (QS. Al-Ahzab:41): Wahai orang - orang yang beriman, berzikirlah kamu (dengan menyebut nama ALLAH) Zikir yang sebanyak - banyaknya.
5. Melakukan Sholat 2 rokaat dengan Khusyuk.
Berdasarkan (QS.Al-Mu'minun:2): Yaitu orang orang yang khusyuk dalam sholat mereka.
6. Membaca Al-Qur'an dengan Tadabur.
Berdasarkan (QS. An-Nisa:82): Tidakkah mereka memperhatikan Al-Qur'an?
7. Berpuasa pada hari yang panas.
Berdasarkan (Alhadist): Meninggalkan Makanan, minuman dan syahwatnya karena AKU (ALLAH).
8. Melakukan sedekah secara sembunyi - sembunyi.
Berdasarkan (Alhadist): Hingga tangan kirinya tidak tau apa yang di infakkan oleh tangan kanannya.
9. Meringankan beban seorang Muslim.
Berdasarkan (Alhadist): Barang siapa meringankan kesusahan yang dialami seorang muslim di dunia, maka ALLAH akan membebaskannya dari kesulitan yang ada di hari kiamat.
10. Berlaku Zuhud terhadap hal yang sifatnya Fana.
Berdasarkan (QS. Al-A'la: 17) : Sedangkan kehidupan akhirat itu lebih baik dan lebih kekal.
Dari Amirul Mukminin, Umar bin Khathab ra, ia berkata, “Aku mendengar Rasulullah saw. bersabda, “Sesungguhnya segala amal perbuatan bergantung kepada niatnya dan tiap orang akan mendapatkan apa yang ia niatkan. Barang siapa yang hijrahnya kepada Allah dan RasulNya, maka ia akan mendapatkan pahala hijrah karena Allah dan Rasulullah. Barang siapa yang hijrahnya karena faktor duniawi yang akan ia dapatkan atau karena wanita yang akan ia nikahi, maka ia dalam hijrahnya itu ia hanya akan mendapatkan apa yang ia niatkan.” (HR Bukhari-Muslim)
Dan ikhlas adalah melakukan amal, baik perkataan maupun perbuatan ditujukan untuk Allah Ta’ala semata. Allah Swt. dalam al-Quran menyuruh kita ikhlas, seperti dalam firmanNya (yang artinya): “dan (aku telah diperintah): "Hadapkanlah mukamu kepada agama dengan tulus dan ikhlas dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang musyrik.” (QS Yunus [10] :105)
TIDAK ADA SUATU MUSIBAHPUN YANG MENIMPA SESEORANG KECUALI DENGAN IZIN ALLAH.
Semoga artikel dibawah ini dapat mengobati teman - teman sekali.
Sepuluh kunci kebahagiaan:
1. Bangun disaat Menjelang Fajar untuk beristigfar.
Berdasarkan (QS. Ali Imran:17): Dan memohon ampun diwaktu sahur
2. Menyendiri untuk bertafakur.
Berdasarkan (QS. Ali Imran:191): Dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi.
3. Menjalin hubungan dengan Orang Sholeh.
Berdasarkan (QS. Alkahfi:28): Dan bersabarlah kamu bersama - sama dengan orang - orang yang menyeru tuhan mu.
4. Berzikir
Berdasarkan (QS. Al-Ahzab:41): Wahai orang - orang yang beriman, berzikirlah kamu (dengan menyebut nama ALLAH) Zikir yang sebanyak - banyaknya.
5. Melakukan Sholat 2 rokaat dengan Khusyuk.
Berdasarkan (QS.Al-Mu'minun:2): Yaitu orang orang yang khusyuk dalam sholat mereka.
6. Membaca Al-Qur'an dengan Tadabur.
Berdasarkan (QS. An-Nisa:82): Tidakkah mereka memperhatikan Al-Qur'an?
7. Berpuasa pada hari yang panas.
Berdasarkan (Alhadist): Meninggalkan Makanan, minuman dan syahwatnya karena AKU (ALLAH).
8. Melakukan sedekah secara sembunyi - sembunyi.
Berdasarkan (Alhadist): Hingga tangan kirinya tidak tau apa yang di infakkan oleh tangan kanannya.
9. Meringankan beban seorang Muslim.
Berdasarkan (Alhadist): Barang siapa meringankan kesusahan yang dialami seorang muslim di dunia, maka ALLAH akan membebaskannya dari kesulitan yang ada di hari kiamat.
10. Berlaku Zuhud terhadap hal yang sifatnya Fana.
Berdasarkan (QS. Al-A'la: 17) : Sedangkan kehidupan akhirat itu lebih baik dan lebih kekal.
Dari Amirul Mukminin, Umar bin Khathab ra, ia berkata, “Aku mendengar Rasulullah saw. bersabda, “Sesungguhnya segala amal perbuatan bergantung kepada niatnya dan tiap orang akan mendapatkan apa yang ia niatkan. Barang siapa yang hijrahnya kepada Allah dan RasulNya, maka ia akan mendapatkan pahala hijrah karena Allah dan Rasulullah. Barang siapa yang hijrahnya karena faktor duniawi yang akan ia dapatkan atau karena wanita yang akan ia nikahi, maka ia dalam hijrahnya itu ia hanya akan mendapatkan apa yang ia niatkan.” (HR Bukhari-Muslim)
Dan ikhlas adalah melakukan amal, baik perkataan maupun perbuatan ditujukan untuk Allah Ta’ala semata. Allah Swt. dalam al-Quran menyuruh kita ikhlas, seperti dalam firmanNya (yang artinya): “dan (aku telah diperintah): "Hadapkanlah mukamu kepada agama dengan tulus dan ikhlas dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang musyrik.” (QS Yunus [10] :105)
Saturday, November 13,
2010
Shalat Tahiyat Masjid
Shalat tahiyat masjid adalah shalat 2 rakaat yang dikerjakan ketika
masuk ke mesjid sebagai penghormatan kepada mesjid, karena mesjid
termasuk "Baitullah (rumah Allah).
Hal ini sesuai dengan makna yang terkandung dalam kata 'Tahiyyatul
masjid', yaitu "Penghormatan terhadap mesjid". Shalat tahiyat masjid
hukumnya sunat, dan dikerjakan sebelum duduk, baik hari Jum'at maupun
hari lainnya, siang maupun malam hari, walaupun pada waktu - waktu
terlarang (jika masuk ke mesjid karena suatu sebab, misalnya hendak
beri'tikaf, menuntut ilmu, atau menunggu tibanya waktu shalat dan
sebagainya.
Seseorang yang hendak pergi ke mesjid, baik pada hari Jum'at maupun hari
lainnya, dalam perjalanan hendaklah membaca doa berikut:
ALLAAHUMMA BIHAQQIS SAA'ILIINA 'ALAIKA WA BIHAQQIR RAAGHIBIINA ILAIKA WA
BIHAQQI MAMSYAAYA HAADZAA ILAIKA. FA INNII LAM AKHRUJ ASYIRAN WA LAA
BATHARAN WA LAA RIYAA'AN WA LAASUM'ATAN BALKHARAJTU ITTIQAA'A SAKHATHIKA
WABTTIGHAA'A MARDHAATIKA. FA AS'ALUKA ANTUN QIDZANNII MINANNAARIWA
ANTAGHFIRALII DZUNUUBII FAINNAHUU LAA YAGHFIRUDZDZUNUUBA ILLAAANTA.
Artinya:
"Wahai Allah! Berkat kebenaran orang - orang yang memohon kepada-mu,
berkat kebenaran orang-orang yang cinta kepada-Mu, dan berkat kebenaran
perjalananku ini menuju kepada-Mu, maka sesungguhnya aku keluar bukan
kejahatan bukan karena keangkuhan, bukan karena ria, bukan pula karma
sum'ah, tetapi aku keluar karena takut akan kemurkaan-Mu, dan
mengharapkan ridha-Mu. Oleh karena itu aku memohon kepada-Mu agar Engkau
selamatkan aku dari neraka, dan Engkau ampUni aku, segala dosaku,
karena sesungguhnya takada yang dapat mengampuni dosa-dosa selain
Engkau."
Jika hendak memasuki mesjid, maka dahulukan kaki kanan dan bacalah doa:
ALLAAHUMMA SHALLI 'ALAA MUHAMMAD WA 'ALAA AALI MUHAMMAD WA SHAHBIHI WA
SALLIM. ALLAAHUMMAGHFIRLII DZUNUUBII WAF TAHLII ABWAABA RAHMATIKA.
Artinya:
"Wahai Allah! Berilah rahmat dan kesejateraan kepada Nabi Muhammad,
keluarganya dan sahabatnya. Wahai Allah! Ampunilah segala dosaku, dan
bukakanlah untukku pintu-pintu rahmatmu.
Jika telah berada di dalam mesjid, sebelum duduk, hendaklah niat
beri'tikaf dan dilanjutkan dengan mengerjakan shalat sunat tahiyat
masjid 2 rakaat.
Niat i'tikaf adalah:
NAWAITU ANA'TAKIFA FII HAADZAL MASJIDI SUNNATAN LILLAAHI TA'AALAA.
Artinya: (di dalam hati)
"Aku niat beri'tikaf didalam mesjid ini, sunat karena Allah ta'ala."
Niat shalat sunat tahiyat masjid adalah:
USHALLII SUNNATA TAHIYYATIL MASJIDI RAK'ATAINI LILLAAHI TA'AALAA.
Artinya: (di dalam hati pada saat takbiratul ihram!)
"Aku (niat) shalat sunat tahiyat masjid 2 rakaat, karena Allah Ta'ala."
Jika pada saat tiba di mesjid shalat Jum'at atau shalat berjamaah telah
dimulai, maka shalat tahiyat masjid tak perLu dikerjakan.
Akan tetapi jika khatib sedang khutbah, maka boleh mengerjakannya dengan
meringankan bacaan. Jika telah telanjur duduk, maka tak periu bangun
untuk mengerjakannya.
Kemudian ketika hendak keluar dari mesjid, dahulukan kaki kiri dan
bacalah doa:
ALLAAHUMMA SHALLI 'ALAA MUHAMMAD WA'ALAA AALI MUHAMMAD WA SHAHBIHI WA
SALLIM. ALLAAHUMMAGHFIRLII DZUNUUBII WAFTAHLII ABWAABA FADHLIKA.
ALLAAHUMMA'SHIMNII MINASY SYATTHAANIR RAJIIMI.
Artinya:
"Wahai Allah! Berilah rahmat dan kesejahteraan kepada Nabi Muhammad,
keluarganya dan sahabatnya. Wahai Allah! Ampunilah segala dosaku, dan
bukakanlah untukku pintu-pintu keutamaan (kemurahan)-Mu. Wahai Allah!
Lindungilah aku dari setan yang terkutuk.
Posted by Admin at 9:41 AM
Labels: Sholat Sunah
10 comments:
Faisal said...
Dari Abu Qatadah ra dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam
bahwa beliau bersabda:
إِذَا دَخَلَ أَحَدُكُمْ الْمَسْجِدَ فَلْيَرْكَعْ رَكْعَتَيْنِ قَبْلَ
أَنْ يَجْلِسَ
“Jika salah seorang dari kalian masuk masjid, maka hendaklah dia
shalat dua rakaat sebelum dia duduk.” (HR. Al-Bukhari no. 537 dan Muslim
no. 714)
Dari Jabir bin Abdullah -radhiallahu anhu- dia berkata:
جَاءَ سُلَيْكٌ الْغَطَفَانِيُّ يَوْمَ الْجُمُعَةِ وَرَسُولُ اللَّهِ
صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَخْطُبُ, فَجَلَسَ. فَقَالَ لَهُ: يَا
سُلَيْكُ قُمْ فَارْكَعْ رَكْعَتَيْنِ وَتَجَوَّزْ فِيهِمَا! ثُمَّ قَالَ:
إِذَا جَاءَ أَحَدُكُمْ يَوْمَ الْجُمُعَةِ وَالْإِمَامُ يَخْطُبُ
فَلْيَرْكَعْ رَكْعَتَيْنِ وَلْيَتَجَوَّزْ فِيهِمَا
“Sulaik Al-Ghathafani datang pada hari Jum’at, sementara Rasulullah
shallallahu ‘alaihi wasallam sedang berkhutbah, dia pun duduk. Maka
beliau pun bertanya padanya, “Wahai Sulaik, bangun dan shalatlah dua
raka’at, kerjakanlah dengan ringan.” Kemudian beliau bersabda, “Jika
salah seorang dari kalian datang pada hari Jum’at, sedangkan imam sedang
berkhutbah, maka hendaklah dia shalat dua raka’at, dan hendaknya dia
mengerjakannya dengan ringan.” (HR. Al-Bukhari no. 49 dan Muslim no.
875)
sekedar menambahkan perintah untuk melaksanakan solat tahiyatul
masjid.
Make Money at : http://bit.ly/copy_win
Make Money at : http://bit.ly/copy_win
Saturday, November 13,
2010
Shalat Tahiyat Masjid
Shalat tahiyat masjid adalah shalat 2 rakaat yang dikerjakan ketika
masuk ke mesjid sebagai penghormatan kepada mesjid, karena mesjid
termasuk "Baitullah (rumah Allah).
Hal ini sesuai dengan makna yang terkandung dalam kata 'Tahiyyatul
masjid', yaitu "Penghormatan terhadap mesjid". Shalat tahiyat masjid
hukumnya sunat, dan dikerjakan sebelum duduk, baik hari Jum'at maupun
hari lainnya, siang maupun malam hari, walaupun pada waktu - waktu
terlarang (jika masuk ke mesjid karena suatu sebab, misalnya hendak
beri'tikaf, menuntut ilmu, atau menunggu tibanya waktu shalat dan
sebagainya.
Seseorang yang hendak pergi ke mesjid, baik pada hari Jum'at maupun hari
lainnya, dalam perjalanan hendaklah membaca doa berikut:
ALLAAHUMMA BIHAQQIS SAA'ILIINA 'ALAIKA WA BIHAQQIR RAAGHIBIINA ILAIKA WA
BIHAQQI MAMSYAAYA HAADZAA ILAIKA. FA INNII LAM AKHRUJ ASYIRAN WA LAA
BATHARAN WA LAA RIYAA'AN WA LAASUM'ATAN BALKHARAJTU ITTIQAA'A SAKHATHIKA
WABTTIGHAA'A MARDHAATIKA. FA AS'ALUKA ANTUN QIDZANNII MINANNAARIWA
ANTAGHFIRALII DZUNUUBII FAINNAHUU LAA YAGHFIRUDZDZUNUUBA ILLAAANTA.
Artinya:
"Wahai Allah! Berkat kebenaran orang - orang yang memohon kepada-mu,
berkat kebenaran orang-orang yang cinta kepada-Mu, dan berkat kebenaran
perjalananku ini menuju kepada-Mu, maka sesungguhnya aku keluar bukan
kejahatan bukan karena keangkuhan, bukan karena ria, bukan pula karma
sum'ah, tetapi aku keluar karena takut akan kemurkaan-Mu, dan
mengharapkan ridha-Mu. Oleh karena itu aku memohon kepada-Mu agar Engkau
selamatkan aku dari neraka, dan Engkau ampUni aku, segala dosaku,
karena sesungguhnya takada yang dapat mengampuni dosa-dosa selain
Engkau."
Jika hendak memasuki mesjid, maka dahulukan kaki kanan dan bacalah doa:
ALLAAHUMMA SHALLI 'ALAA MUHAMMAD WA 'ALAA AALI MUHAMMAD WA SHAHBIHI WA
SALLIM. ALLAAHUMMAGHFIRLII DZUNUUBII WAF TAHLII ABWAABA RAHMATIKA.
Artinya:
"Wahai Allah! Berilah rahmat dan kesejateraan kepada Nabi Muhammad,
keluarganya dan sahabatnya. Wahai Allah! Ampunilah segala dosaku, dan
bukakanlah untukku pintu-pintu rahmatmu.
Jika telah berada di dalam mesjid, sebelum duduk, hendaklah niat
beri'tikaf dan dilanjutkan dengan mengerjakan shalat sunat tahiyat
masjid 2 rakaat.
Niat i'tikaf adalah:
NAWAITU ANA'TAKIFA FII HAADZAL MASJIDI SUNNATAN LILLAAHI TA'AALAA.
Artinya: (di dalam hati)
"Aku niat beri'tikaf didalam mesjid ini, sunat karena Allah ta'ala."
Niat shalat sunat tahiyat masjid adalah:
USHALLII SUNNATA TAHIYYATIL MASJIDI RAK'ATAINI LILLAAHI TA'AALAA.
Artinya: (di dalam hati pada saat takbiratul ihram!)
"Aku (niat) shalat sunat tahiyat masjid 2 rakaat, karena Allah Ta'ala."
Jika pada saat tiba di mesjid shalat Jum'at atau shalat berjamaah telah
dimulai, maka shalat tahiyat masjid tak perLu dikerjakan.
Akan tetapi jika khatib sedang khutbah, maka boleh mengerjakannya dengan
meringankan bacaan. Jika telah telanjur duduk, maka tak periu bangun
untuk mengerjakannya.
Kemudian ketika hendak keluar dari mesjid, dahulukan kaki kiri dan
bacalah doa:
ALLAAHUMMA SHALLI 'ALAA MUHAMMAD WA'ALAA AALI MUHAMMAD WA SHAHBIHI WA
SALLIM. ALLAAHUMMAGHFIRLII DZUNUUBII WAFTAHLII ABWAABA FADHLIKA.
ALLAAHUMMA'SHIMNII MINASY SYATTHAANIR RAJIIMI.
Artinya:
"Wahai Allah! Berilah rahmat dan kesejahteraan kepada Nabi Muhammad,
keluarganya dan sahabatnya. Wahai Allah! Ampunilah segala dosaku, dan
bukakanlah untukku pintu-pintu keutamaan (kemurahan)-Mu. Wahai Allah!
Lindungilah aku dari setan yang terkutuk.
Posted by Admin at 9:41 AM
Labels: Sholat Sunah
10 comments:
Faisal said...
Dari Abu Qatadah ra dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam
bahwa beliau bersabda:
إِذَا دَخَلَ أَحَدُكُمْ الْمَسْجِدَ فَلْيَرْكَعْ رَكْعَتَيْنِ قَبْلَ
أَنْ يَجْلِسَ
“Jika salah seorang dari kalian masuk masjid, maka hendaklah dia
shalat dua rakaat sebelum dia duduk.” (HR. Al-Bukhari no. 537 dan Muslim
no. 714)
Dari Jabir bin Abdullah -radhiallahu anhu- dia berkata:
جَاءَ سُلَيْكٌ الْغَطَفَانِيُّ يَوْمَ الْجُمُعَةِ وَرَسُولُ اللَّهِ
صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَخْطُبُ, فَجَلَسَ. فَقَالَ لَهُ: يَا
سُلَيْكُ قُمْ فَارْكَعْ رَكْعَتَيْنِ وَتَجَوَّزْ فِيهِمَا! ثُمَّ قَالَ:
إِذَا جَاءَ أَحَدُكُمْ يَوْمَ الْجُمُعَةِ وَالْإِمَامُ يَخْطُبُ
فَلْيَرْكَعْ رَكْعَتَيْنِ وَلْيَتَجَوَّزْ فِيهِمَا
“Sulaik Al-Ghathafani datang pada hari Jum’at, sementara Rasulullah
shallallahu ‘alaihi wasallam sedang berkhutbah, dia pun duduk. Maka
beliau pun bertanya padanya, “Wahai Sulaik, bangun dan shalatlah dua
raka’at, kerjakanlah dengan ringan.” Kemudian beliau bersabda, “Jika
salah seorang dari kalian datang pada hari Jum’at, sedangkan imam sedang
berkhutbah, maka hendaklah dia shalat dua raka’at, dan hendaknya dia
mengerjakannya dengan ringan.” (HR. Al-Bukhari no. 49 dan Muslim no.
875)
sekedar menambahkan perintah untuk melaksanakan solat tahiyatul
masjid.
Make Money at : http://bit.ly/copy_win
Make Money at : http://bit.ly/copy_win
tuntunan sholat dan kumpulan surat, do'a, wirid, dzikir
Tuntunan sholat dan kumpulan surat, do'a, wirid, dzikir.
Home
PIKTARIKOLOT - Industri Logam Terbaik
Pusat Industri Online Terbaik
bismillah
Daftar Isi
1. Kata Sambutan
2. Rukun Islam & Rukun Iman
3. Hukum Islam / Syariat Islam
4. Thaharah / Bersuci
5. Najis
6. Istinja
7. Adab Buang Air (Doa masuk dan Keluar Kamar Kecil)
8. Mandi Besar / Mandi Junub
9. Wudhu
10. Syarat - syarat Wudhu
11. Fardhu / Niat Wudhu
12. Sunat Wudhu
13. Yang Membatalkan Wudhu
Saturday, November 13, 2010
Shalat Tahiyat Masjid
Shalat tahiyat masjid adalah shalat 2 rakaat yang dikerjakan ketika
masuk ke mesjid sebagai penghormatan kepada mesjid, karena mesjid
termasuk "Baitullah (rumah Allah).
Hal ini sesuai dengan makna yang terkandung dalam kata 'Tahiyyatul
masjid', yaitu "Penghormatan terhadap mesjid". Shalat tahiyat masjid
hukumnya sunat, dan dikerjakan sebelum duduk, baik hari Jum'at maupun
hari lainnya, siang maupun malam hari, walaupun pada waktu - waktu
terlarang (jika masuk ke mesjid karena suatu sebab, misalnya hendak
beri'tikaf, menuntut ilmu, atau menunggu tibanya waktu shalat dan
sebagainya.
Seseorang yang hendak pergi ke mesjid, baik pada hari Jum'at maupun hari
lainnya, dalam perjalanan hendaklah membaca doa berikut:
ALLAAHUMMA BIHAQQIS SAA'ILIINA 'ALAIKA WA BIHAQQIR RAAGHIBIINA ILAIKA WA
BIHAQQI MAMSYAAYA HAADZAA ILAIKA. FA INNII LAM AKHRUJ ASYIRAN WA LAA
BATHARAN WA LAA RIYAA'AN WA LAASUM'ATAN BALKHARAJTU ITTIQAA'A SAKHATHIKA
WABTTIGHAA'A MARDHAATIKA. FA AS'ALUKA ANTUN QIDZANNII MINANNAARIWA
ANTAGHFIRALII DZUNUUBII FAINNAHUU LAA YAGHFIRUDZDZUNUUBA ILLAAANTA.
Artinya:
"Wahai Allah! Berkat kebenaran orang - orang yang memohon kepada-mu,
berkat kebenaran orang-orang yang cinta kepada-Mu, dan berkat kebenaran
perjalananku ini menuju kepada-Mu, maka sesungguhnya aku keluar bukan
kejahatan bukan karena keangkuhan, bukan karena ria, bukan pula karma
sum'ah, tetapi aku keluar karena takut akan kemurkaan-Mu, dan
mengharapkan ridha-Mu. Oleh karena itu aku memohon kepada-Mu agar Engkau
selamatkan aku dari neraka, dan Engkau ampUni aku, segala dosaku,
karena sesungguhnya takada yang dapat mengampuni dosa-dosa selain
Engkau."
Jika hendak memasuki mesjid, maka dahulukan kaki kanan dan bacalah doa:
ALLAAHUMMA SHALLI 'ALAA MUHAMMAD WA 'ALAA AALI MUHAMMAD WA SHAHBIHI WA
SALLIM. ALLAAHUMMAGHFIRLII DZUNUUBII WAF TAHLII ABWAABA RAHMATIKA.
Artinya:
"Wahai Allah! Berilah rahmat dan kesejateraan kepada Nabi Muhammad,
keluarganya dan sahabatnya. Wahai Allah! Ampunilah segala dosaku, dan
bukakanlah untukku pintu-pintu rahmatmu.
Jika telah berada di dalam mesjid, sebelum duduk, hendaklah niat
beri'tikaf dan dilanjutkan dengan mengerjakan shalat sunat tahiyat
masjid 2 rakaat.
Niat i'tikaf adalah:
NAWAITU ANA'TAKIFA FII HAADZAL MASJIDI SUNNATAN LILLAAHI TA'AALAA.
Artinya: (di dalam hati)
"Aku niat beri'tikaf didalam mesjid ini, sunat karena Allah ta'ala."
Niat shalat sunat tahiyat masjid adalah:
USHALLII SUNNATA TAHIYYATIL MASJIDI RAK'ATAINI LILLAAHI TA'AALAA.
Artinya: (di dalam hati pada saat takbiratul ihram!)
"Aku (niat) shalat sunat tahiyat masjid 2 rakaat, karena Allah Ta'ala."
Jika pada saat tiba di mesjid shalat Jum'at atau shalat berjamaah telah
dimulai, maka shalat tahiyat masjid tak perLu dikerjakan.
Akan tetapi jika khatib sedang khutbah, maka boleh mengerjakannya dengan
meringankan bacaan. Jika telah telanjur duduk, maka tak periu bangun
untuk mengerjakannya.
Kemudian ketika hendak keluar dari mesjid, dahulukan kaki kiri dan
bacalah doa:
ALLAAHUMMA SHALLI 'ALAA MUHAMMAD WA'ALAA AALI MUHAMMAD WA SHAHBIHI WA
SALLIM. ALLAAHUMMAGHFIRLII DZUNUUBII WAFTAHLII ABWAABA FADHLIKA.
ALLAAHUMMA'SHIMNII MINASY SYATTHAANIR RAJIIMI.
Artinya:
"Wahai Allah! Berilah rahmat dan kesejahteraan kepada Nabi Muhammad,
keluarganya dan sahabatnya. Wahai Allah! Ampunilah segala dosaku, dan
bukakanlah untukku pintu-pintu keutamaan (kemurahan)-Mu. Wahai Allah!
Lindungilah aku dari setan yang terkutuk.
Posted by Admin at 9:41 AM
Labels: Sholat Sunah
10 comments:
Faisal said...
Dari Abu Qatadah ra dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam
bahwa beliau bersabda:
إِذَا دَخَلَ أَحَدُكُمْ الْمَسْجِدَ فَلْيَرْكَعْ رَكْعَتَيْنِ قَبْلَ
أَنْ يَجْلِسَ
“Jika salah seorang dari kalian masuk masjid, maka hendaklah dia
shalat dua rakaat sebelum dia duduk.” (HR. Al-Bukhari no. 537 dan Muslim
no. 714)
Dari Jabir bin Abdullah -radhiallahu anhu- dia berkata:
جَاءَ سُلَيْكٌ الْغَطَفَانِيُّ يَوْمَ الْجُمُعَةِ وَرَسُولُ اللَّهِ
صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَخْطُبُ, فَجَلَسَ. فَقَالَ لَهُ: يَا
سُلَيْكُ قُمْ فَارْكَعْ رَكْعَتَيْنِ وَتَجَوَّزْ فِيهِمَا! ثُمَّ قَالَ:
إِذَا جَاءَ أَحَدُكُمْ يَوْمَ الْجُمُعَةِ وَالْإِمَامُ يَخْطُبُ
فَلْيَرْكَعْ رَكْعَتَيْنِ وَلْيَتَجَوَّزْ فِيهِمَا
“Sulaik Al-Ghathafani datang pada hari Jum’at, sementara Rasulullah
shallallahu ‘alaihi wasallam sedang berkhutbah, dia pun duduk. Maka
beliau pun bertanya padanya, “Wahai Sulaik, bangun dan shalatlah dua
raka’at, kerjakanlah dengan ringan.” Kemudian beliau bersabda, “Jika
salah seorang dari kalian datang pada hari Jum’at, sedangkan imam sedang
berkhutbah, maka hendaklah dia shalat dua raka’at, dan hendaknya dia
mengerjakannya dengan ringan.” (HR. Al-Bukhari no. 49 dan Muslim no.
875)
sekedar menambahkan perintah untuk melaksanakan solat tahiyatul
masjid.
March 9, 2011 at 11:53 AM
TEMPAT SAMPAH STAINLESS said...
makasih inponya mas ndro TIMBANGAN HEWAN
November 19, 2011 at 1:56 PM
Mutz said...
Bagaimana hukumnya kalau melakukan shalat Tahiyatul masjid setelah
duduk di dalam masjid (duduk krn menunggu waktu adzan selesai)?
November 25, 2011 at 9:37 AM
Alfian wahyu said...
Sangat berguna
March 13, 2012 at 7:29 AM
tour and travel di surabaya said...
thanks atas infonya yah kawan.. hehhe
November 11, 2012 at 10:36 AM
Anonymoussaid...
Puterea noastră de negociere creşte pe măsură ce ne însuşim
scheme de negociere validate de teorie şi practică.
http://www.ukdresshop.co.uk
[url=http://www.canadagoosehommes.com]canada goose jackets[/url] or
had theme parties, the On generosity that In up provolone Use good
accent speaking, usually His side by side six of the indescribable gift!
A and dog breed.
Has Only green tea extract weight those of hdtv firewire, reason for
rent a car rental like you barbecue grill covers , as a design
engagement ring settings.
[url=http://www.londongenuinepandora.com]http://www.londongenuinepandora.com[/url]
Also, vary your subject matter to include issues relevant to different
subgroups present in the classroom. They carry a wide variety of shoe
brands including the shox for discount prices. Barefoot has the hint of
coffee but the taste doesn quite reach it full potential..
Here you are free also to if the video is good and bad so Watch
Project Runway Season 8 Episode 3 - It's a Party free stream..
[url=http://www.soldesgoosefr.com]canada goose doudoune[/url] If you do
go with a very vibrant color of shirt, make sure you don't cross the
line with also excessive patterns on the shirt.
On your iPad, tap Settings>>iCloud>>Photo Stream. All
that is looked into is the design, style color and comfort etc. Just
remember to keep your color combinations simple if you want to avoid
major fashion disasters.. [url=http://www.promkleidde.com/]kleider
abendkleider[/url]
January 19, 2013 at 3:12 PM
Mukena Distro said...
Suatu waktu, sebagai pedagang saya menawarkan mukena kepada seorang
sahabat. Sejawat sesama Jurnalis, awalnya saya tawari mukena yang
harganya relatif murah.
Ia MARAH, "kenapa kamu tidak tawarkan MUKENA DISTRO aja! saya
sanggup kok membelinya. Meski saya tidak cantik tapi saya tidak ingin
kurang aja para TUHAN, giliran kerja pakaiannya bagus-bagus dan harga
ratusan ribu. giliran menghadap pada TUHAN mukenanya harga 30rb-an"
Sayapun mati kutu.
April 22, 2013 at 1:12 PM
Anonymoussaid...
The articleice Machines introduces:This article about How To Buy
Commercial Ice Machines For Restaurant,With the introduction of cutting
edge and innovative technologies, a commercial ice machine is no longer a
bulky device producing insanitation, consuming a lot ...
If you need more ice Machines infomation about How To Buy Commercial
Ice Machines For Restaurant, Click here to find.
With the introduction of cutting ice Machines edge and innovative
technologies, a commercial ice machine is no longer a bulky device
producing insanitation, consuming a lot of energy, making noise, and
taking a lot of time to make the needed supply of ice. As a result of
high end technologies, commercial ice machines are able to achieve
“being green” the highest levels of energy and water conservation. Now a
commercial ice machine can easily produce from 65 pounds to 2,000
pounds of ice cubes in a day. You can find varied shapes of ice cubes
such as dice, half dice, octagon, crushed, nugget, and flake.
Commercial ice machines are the standalone units,ice Machines
designed to produce large quantities of ice for various commercial
purposes. Once installed, these commercial ice makers are pretty
automatic and do not need much attention from you or your staff. These
factory-made machines consist of a condensing unit and ice-making
section that operates as an integrated unit to make ice, an ice bin or a
storage unit to store the created ice and a dispensing unit to dispense
the ice out of the machine. Many automatic ice machines use moving
water to create an improved quality of ice cubes. They work on the
principle of “faster the water moves the better the ice quality
becomes”. In this process, the air and un-dissolved solids get washed
away. This results in pure and clear ice production.
Large amounts of ice are demanded for various purposes in many ice
Machines commercial entities such as Restaurants, Bars, Ice Cream
Parlors, Bakeries, Country Clubs and Golf Courses. A commercial ice
machine is the perfect choice for such places as the large quantity of
ice also needs to be a certain quality as well. Automatic commercial ice
machines will make plenty of ice of equal size in a short span of time.
All you need to do is just start the machine and set the required
functions, and leave the rest up to the machine. You will get good
quantity of quality ice in a short amount of time. In addition, many
commercial ice machines come with a self cleaning function. This will
help maintain the quality and quantity if the produced ice while
decreasing the time that you and or your staff must spend with the
machine.
Keep in mind that there are two varieties of ice machines: air
cooled and waterice Machines cooled. Air cooled ice machines use air to
disperse the heat, whereas water cooled ice machine uses water to do the
same function. Air cooled ice machines use more energy and also are
much noisier than water cooled ice machines. However, they are more
affordable than water cooled ice machines.
An assorted collection of wonderful, fast and energy efficient
commercial ice makers are readilyice Machines available in the market.
Various renowned and reliable manufacturers have come up with their
unique range of these amazing machines. Numerous models that create
different types and sizes of ice are available in the local and online
market. A competitive urge of creating more efficient and cost effective
ice machines, has left the customers and consumers with a distinctive
variety of these units in which to choose.
May 29, 2013 at 9:03 PM
Jasa pengiriman keluar negeri said...
Alhamdulillah hingga saat ini tidak pernah lepas dari ucap syukur
atas nikmat yang selalu diberikan kepada saya dan keluarga. Artikel yang
sangat berguna sekali.
December 20, 2013 at 11:09 PM
gunawan agung said...
susu kambing sunah rasul yang terlupakan...
March 22, 2014 at 12:18 AM
Post a Comment
Links to this post
Create a Link
Newer Post Older Post Home
Quran Surah MP3 Free
QUR'AN SURAH NO. 1 AL-FATIHAH
QUR'AN SURAH NO. 2 AL-BAQARAH
QUR'AN SURAH NO. 3 ALI IMRAN
QUR'AN SURAH NO. 4 AN-NISA
Siraman Rohani Islam
Akhlaq merupakan pondasi seorang muslim
English French German Spain Italian Dutch
Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Labels
Awards (2)
Bersuci / Thaharah (18)
Cara Sholat (31)
Dasar - Dasar Islam (2)
Down load Surah Al-Qur'an (5)
Dzikir dan Do'a Sehari - hari (8)
Fenomena (10)
Kata Sambutan (1)
Sholat Berjama'ah (1)
Sholat Sunah (18)
Wirid dan do'a Sholat Fardhu (4)
RADIO DAKWAH ISLAM
- BOGOR 91.40FM
- BANDUNG 1458AM
- SURABAYA 107.9FM
http://www.fajrifm.com
Online Support:
Yahoo Massengers
Tukar Banner
tuntunan sholat dan do'a
Mau Tukar Banner?
Copy&Paste code HTML berikut ke blog anda
Url Info
Blogadr.com - Listed (add your blog to Blogadr.com)
blog-indonesia.com fajri fm
Site Meter PageRank Checking Icon
widgeo.net
free counters
Banner Usaha Anda
pik tarikolot
bogper
bogper
Mau pasang Banner Space usaha anda :
sandijayacendana@yahoo.com
SENTRA INDUSTRI.COM
Adalah Sentra / Pusat Grosir Industri Alat Kebersihan Fiber / Stainless /
Logam Terbaik Termurah
Merupakan website Pendukung dari blog Tuntunan Sholat Dan Kumpulan Doa
Kunjungi Sentra Industri Guna mendukung kelangsungan Blog Tuntunan Solat
Close (X)
Followers
Jadwal Sholat
Jangan lupa untuk Melaksanakan Sholat Wajib 5 Waktu dan Sholat Sunah
karena Allah semata. Bersegeralah menunaikan sholat pada waktunya,
karena Ibadah yang pertama kali di timbang adalah Sholat. Mulailah dari
sekarang, tidak ada kata terlambat menuju Ridho Allah S.W.T.
© free template by Blogspot tutorial
Make Money at : http://bit.ly/copy_win
Make Money at : http://bit.ly/copy_win
Saturday, November 13,
2010
Shalat Tahiyat Masjid
Shalat tahiyat masjid adalah shalat 2 rakaat yang dikerjakan ketika
masuk ke mesjid sebagai penghormatan kepada mesjid, karena mesjid
termasuk "Baitullah (rumah Allah).
Hal ini sesuai dengan makna yang terkandung dalam kata 'Tahiyyatul
masjid', yaitu "Penghormatan terhadap mesjid". Shalat tahiyat masjid
hukumnya sunat, dan dikerjakan sebelum duduk, baik hari Jum'at maupun
hari lainnya, siang maupun malam hari, walaupun pada waktu - waktu
terlarang (jika masuk ke mesjid karena suatu sebab, misalnya hendak
beri'tikaf, menuntut ilmu, atau menunggu tibanya waktu shalat dan
sebagainya.
Seseorang yang hendak pergi ke mesjid, baik pada hari Jum'at maupun hari
lainnya, dalam perjalanan hendaklah membaca doa berikut:
ALLAAHUMMA BIHAQQIS SAA'ILIINA 'ALAIKA WA BIHAQQIR RAAGHIBIINA ILAIKA WA
BIHAQQI MAMSYAAYA HAADZAA ILAIKA. FA INNII LAM AKHRUJ ASYIRAN WA LAA
BATHARAN WA LAA RIYAA'AN WA LAASUM'ATAN BALKHARAJTU ITTIQAA'A SAKHATHIKA
WABTTIGHAA'A MARDHAATIKA. FA AS'ALUKA ANTUN QIDZANNII MINANNAARIWA
ANTAGHFIRALII DZUNUUBII FAINNAHUU LAA YAGHFIRUDZDZUNUUBA ILLAAANTA.
Artinya:
"Wahai Allah! Berkat kebenaran orang - orang yang memohon kepada-mu,
berkat kebenaran orang-orang yang cinta kepada-Mu, dan berkat kebenaran
perjalananku ini menuju kepada-Mu, maka sesungguhnya aku keluar bukan
kejahatan bukan karena keangkuhan, bukan karena ria, bukan pula karma
sum'ah, tetapi aku keluar karena takut akan kemurkaan-Mu, dan
mengharapkan ridha-Mu. Oleh karena itu aku memohon kepada-Mu agar Engkau
selamatkan aku dari neraka, dan Engkau ampUni aku, segala dosaku,
karena sesungguhnya takada yang dapat mengampuni dosa-dosa selain
Engkau."
Jika hendak memasuki mesjid, maka dahulukan kaki kanan dan bacalah doa:
ALLAAHUMMA SHALLI 'ALAA MUHAMMAD WA 'ALAA AALI MUHAMMAD WA SHAHBIHI WA
SALLIM. ALLAAHUMMAGHFIRLII DZUNUUBII WAF TAHLII ABWAABA RAHMATIKA.
Artinya:
"Wahai Allah! Berilah rahmat dan kesejateraan kepada Nabi Muhammad,
keluarganya dan sahabatnya. Wahai Allah! Ampunilah segala dosaku, dan
bukakanlah untukku pintu-pintu rahmatmu.
Jika telah berada di dalam mesjid, sebelum duduk, hendaklah niat
beri'tikaf dan dilanjutkan dengan mengerjakan shalat sunat tahiyat
masjid 2 rakaat.
Niat i'tikaf adalah:
NAWAITU ANA'TAKIFA FII HAADZAL MASJIDI SUNNATAN LILLAAHI TA'AALAA.
Artinya: (di dalam hati)
"Aku niat beri'tikaf didalam mesjid ini, sunat karena Allah ta'ala."
Niat shalat sunat tahiyat masjid adalah:
USHALLII SUNNATA TAHIYYATIL MASJIDI RAK'ATAINI LILLAAHI TA'AALAA.
Artinya: (di dalam hati pada saat takbiratul ihram!)
"Aku (niat) shalat sunat tahiyat masjid 2 rakaat, karena Allah Ta'ala."
Jika pada saat tiba di mesjid shalat Jum'at atau shalat berjamaah telah
dimulai, maka shalat tahiyat masjid tak perLu dikerjakan.
Akan tetapi jika khatib sedang khutbah, maka boleh mengerjakannya dengan
meringankan bacaan. Jika telah telanjur duduk, maka tak periu bangun
untuk mengerjakannya.
Kemudian ketika hendak keluar dari mesjid, dahulukan kaki kiri dan
bacalah doa:
ALLAAHUMMA SHALLI 'ALAA MUHAMMAD WA'ALAA AALI MUHAMMAD WA SHAHBIHI WA
SALLIM. ALLAAHUMMAGHFIRLII DZUNUUBII WAFTAHLII ABWAABA FADHLIKA.
ALLAAHUMMA'SHIMNII MINASY SYATTHAANIR RAJIIMI.
Artinya:
"Wahai Allah! Berilah rahmat dan kesejahteraan kepada Nabi Muhammad,
keluarganya dan sahabatnya. Wahai Allah! Ampunilah segala dosaku, dan
bukakanlah untukku pintu-pintu keutamaan (kemurahan)-Mu. Wahai Allah!
Lindungilah aku dari setan yang terkutuk.
Posted by Admin at 9:41 AM
Labels: Sholat Sunah
10 comments:
Faisal said...
Dari Abu Qatadah ra dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam
bahwa beliau bersabda:
إِذَا دَخَلَ أَحَدُكُمْ الْمَسْجِدَ فَلْيَرْكَعْ رَكْعَتَيْنِ قَبْلَ
أَنْ يَجْلِسَ
“Jika salah seorang dari kalian masuk masjid, maka hendaklah dia
shalat dua rakaat sebelum dia duduk.” (HR. Al-Bukhari no. 537 dan Muslim
no. 714)
Dari Jabir bin Abdullah -radhiallahu anhu- dia berkata:
جَاءَ سُلَيْكٌ الْغَطَفَانِيُّ يَوْمَ الْجُمُعَةِ وَرَسُولُ اللَّهِ
صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَخْطُبُ, فَجَلَسَ. فَقَالَ لَهُ: يَا
سُلَيْكُ قُمْ فَارْكَعْ رَكْعَتَيْنِ وَتَجَوَّزْ فِيهِمَا! ثُمَّ قَالَ:
إِذَا جَاءَ أَحَدُكُمْ يَوْمَ الْجُمُعَةِ وَالْإِمَامُ يَخْطُبُ
فَلْيَرْكَعْ رَكْعَتَيْنِ وَلْيَتَجَوَّزْ فِيهِمَا
“Sulaik Al-Ghathafani datang pada hari Jum’at, sementara Rasulullah
shallallahu ‘alaihi wasallam sedang berkhutbah, dia pun duduk. Maka
beliau pun bertanya padanya, “Wahai Sulaik, bangun dan shalatlah dua
raka’at, kerjakanlah dengan ringan.” Kemudian beliau bersabda, “Jika
salah seorang dari kalian datang pada hari Jum’at, sedangkan imam sedang
berkhutbah, maka hendaklah dia shalat dua raka’at, dan hendaknya dia
mengerjakannya dengan ringan.” (HR. Al-Bukhari no. 49 dan Muslim no.
875)
sekedar menambahkan perintah untuk melaksanakan solat tahiyatul
masjid.
Make Money at : http://bit.ly/copy_win
Make Money at : http://bit.ly/copy_win







